Bila kita melihat
keadaan di sekitar kita hari-hari ini, kita akan melihat betapa cepatnya jaman
ini berkembang. Bahkan perubahan tersebut seringkali terjadi tanpa kita sadari.
Sebagai contoh, teknologi yang berkembang begitu pesat, intelektual yang
semakin meningkat, penemuan-penemuan baru di bidang kesehatan dan obat-obatan,
dsb. Perubahan tersebut tidak dapat kita hindari, sebagaimana ada pepatah yang
mengatakan, "Satu-satunya hal yang tidak akan pernah berubah, adalah
perubahan itu sendiri."
Bila kita terlena
sedikit saja, besar sekali kemungkinan untuk kita akan kehilangan kesempatan
kita untuk berkembang, atau setidak-tidaknya kita akan tertinggal dengan semua
kolega kita. Maka dari itu kita harus belajar untuk membiasakan diri dengan
perubahan tersebut, sehingga kita akan menjadi pribadi yang mudah untuk
beradaptasi dengan situasi yang ada, tanpa meniadakan norma, prinsip dan nilai
yang sudah kita pegang dari mulanya.
Pertanyaannya kemudian adalah, Bagaimana caranya?
Begini...
1. Miliki tujuan yang jelas - kembangkan!
Orang yang tidak memiliki tujuan di dalam hidupnya tidak akan pernah bisa
berkembang dengan maksimal. Mengapa? Karena dia tidak akan tahu ke mana dia
harus melangkah, dan ini akan berdampak pada keputusan-keputusan yang
diambilnya. Tetapi untuk menjadi berkembang tanpa batas, seseorang juga harus
memiliki kemampuan untuk memperluas tujuannya.
Walt Disney dapat
berkembang begitu luas sampai ke seluruh dunia hanya dimulai dari mimpi seorang
Walter Elias Disney yang miskin untuk berusaha membahagiakan semua anak di
seluruh dunia. Dan sampai sekarang, meskipun Mr. Disney sudah meninggal, tetapi
mimpi itu masih terus berlanjut.
2. Miliki inisiatif untuk berkembang tanpa batas.
Saat Christopher Columbus ingin berlayar mengelilingi dunia, semua orang
menganggapnya gila karena mereka percaya bahwa bumi itu datar, bukan bulat.
Tetapi karena keberaniannya untuk berinisiatif! 'gila' tersebutlah kita dapat
mengetahui fakta bahwa bumi memang bulat, bukan datar.
Saat kita ingin berkembang, jangan menunggu perubahan terjadi pada orang lain
baru kita dapat berkembang. Miliki mental bahwa perubahan itu harus dimulai
dari diri kita, bukan orang lain.
3. Berpikirlah selangkah lebih maju.
Thomas John Watson, pendiri perusahaan komputer raksasa IBM suatu hari
memaparkan kunci dari keberhasilan IBM, dan berkata, "Setiap kali kami
memperoleh kemajuan dalam IBM, itu adalah karena ada orang yang mau untuk
mengambil kesempatan, memikirkannya dengan keras, dan mencoba sesuatu yang
baru." Di dalam hidup ini, kita memiliki pilihan untuk menjadi orang
seperti apakah kita.
Apakah kita ingin menjadi orang yang gagal, ataukah biasa-biasa saja, ataukah
kita ingin menjadi orang yang unggul? Orang yang ingin menjadi orang yang
unggul, ia harus melatih cara berpikirnya untuk selalu mengeluarkan ide-ide
yang mungkin bahkan belum terpikirkan oleh orang-orang di sekitarnya.
4. Kembangkan rasa ingin tahu yang positif.
Semua penemuan bersejarah di seluruh dunia ini pasti didasari dari
keingintahuan dari para penemunya. Tidak selamanya rasa ingin tahu itu adalah
sesuatu yang negatif, karena selama kita dapat memanfaatkan rasa ingin tahu
kita untuk sesuatu yang positif dan berguna bagi banyak orang, rasa ingin tahu
tersebut akan menjadi sesuatu yang menguntungkan.
Seorang Albert Einstein tidak akan pernah menjadi penemu dari teori relativitas
yang sangat terkenal itu bila dia tidak memiliki rasa ingin tahu yang besar
akan bagaimana energi dapat memiliki hubungan yang erat dengan massa sebuah
benda dan kecepatan cahaya.
5. Rajin-rajinlah membaca.
Setiap orang yang tidak memiliki wawasan yang luas pasti akan mengalami masalah
dalam berkomunikasi dengan berbagai macam tipe orang. Dan salah satu cara yang
baik untuk memiliki wawasan yang luas adalah dengan meningkatkan minat baca.
Thomas Jefferson, presiden ketiga Amerika Serikat, adalah seseorang yang sangat
dikenal lewat kinerjanya dalam menuliskan Deklarasi Kemerdekaan Amerika
Serikat. Tetapi mungkin tidak semua orang menyadari bahwa Thomas Jefferson
adalah seorang kolektor buku, yang membuatnya menjadi seorang yang sangat
berwawasan luas dalam berbicara berbagai aspek, mulai dari pertanian,
arsitektur, bahkan sampai penelitian fosil-fosil purbakala.